Susahnya Jadi Saya(Part 2)

Ternyata memang butuh kemauan yang besar dan obat antimalas (kalau ada) untuk menulis. Saya hobi menulis tapi lebih sering nulis di pikiran aja alias jarang banget terlihat hasil nyatanya. Ini salah satu buktinya. Tulisan saya sebelumnya, Susahnya Jadi Saya(Part1) ditulis tanggal 20 oktober lalu. Butuh 2 hari untuk melanjutkannya karena hal-hal yang sudah saya sebutkan di atas. Seandainya obat antimalas itu benar-benar ada….(@.@) Oke, kayaknya pembukaan cukup sekian ya. Kita lanjutkan cerita saya yang begitu seru sampai-sampai gak ada yang komentar..haha(kasihan kamu nak).

Setelah nilai-nilai mata kuliah yang saya ambil di semester VI diumumkan, saya merasa sangat malas untuk menghitung Indeks Prestasi (IP) yang secara garis besar menggambarkan kesuraman. Padahal biasanya begitu mengetahui semua nilai mata kuliah yang saya ambil, saya pasti buru-buru menghitung dan memberi tahu orang tua tentang IP saya. Bahkan terkadang kalau saya lagi agak pede dengan hasil belajar saya, sebelum semua nilai keluar saya sudah mulai menghitung dan memperkirakan nilai dari mata kuliah yang masih misteri(kekeke ;p).

Tapi Alhamdulillah, bersyukur pada Allah SWT karena IPK saya masih terselamatkan:). Dari situlah saya semakin sadar bahwa minat dan bakat saya di bidang IT ini tidak begitu besar. Rasanya malas sekali untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan kuliah.Huaaaaa…………sungguh pilu membayangkan masa depan perkuliahan ini.
Tapi tapi tapi, Allah tidak suka dengan hambanya yang mudah menyerah, jadi saya akan berusaha dengan semaksimal mungkin untuk menyelesaikan kuliah ini secepatnya. Doakan saya ya….^^

Jadi, saya berharap untuk teman-teman yang akan memasuki dunia perkuliahan, pastikan bahwa kalian tidak salah pilih jurusan yang nantinya akan membawa pada penyesalan. Setiap keputusan yang kita buat saat ini, sekecil apapun itu, akan berdampak pada kehidupan kita di masa depan. Dan buat yang bernasib sama dengan saya, jangan lanjutkan penyesalan dengan semakin melalaikan kuliah. Kita pasti bisa jika berusaha.

Fighting!!! 🙂

*anita*

Advertisements

8 thoughts on “Susahnya Jadi Saya(Part 2)

  1. aQ dah dri smster 1 mLahan
    #bngga pla,,hiks T__T
    hhmmmm skrng brusaha sebaik mngkin,,,
    krna aq prcya allah psti pnya rncana indah untuk Qta hmba na…
    satu yg sllu Quw ingat “orang tua”
    itu motifasi Quw..pngen membhagiakan orang tua Quw
    dan bwt mereka bngga…
    ini yg buat aq BERTAHAN \^,^/

  2. banyak orang didunia ini yang menjalani kehidupan mereka dengan apa yang bukan mereka impikan dan bukan pilihan mereka
    namun, kita tidak mampu untuk melawan atau menolaknya
    seandainya waktu bisa di ulang mungkin aku tidak disini dan kakak juga g dalam keadaan seperti ini
    namun sayang waktu hanya sekali berputar
    menjalani semua dengan senyuman
    mungkin itu hal kecil yang bisa membuat kita tetap bisa berdiri hingga hari ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s